Bonus Atlet di Kejuaraan Belum Diputuskan, Menpora: Mesti Konsultasi dengan Kemenkeu
- Eka
- Rabu, 26 November 2025 - 12:14 WIB
PR - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengungkapkan permintaan Presiden Prabowo terkait kesejahteraan untuk para atlet.
Hal tersebut terungkap usai pertemuan Erick dengan Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa, 25 November 2025.
“Bapak Presiden ingin memastikan kesejahteraan atlet itu menjadi prioritas. Ada tiga hal yang beliau minta saya tindaklanjuti. Satu, mengenai beasiswa atlet LPDP untuk benar-benar nanti dialokasikan seperti apa,” ujar Erick kepada awak media setelah pertemuan tersebut.
“Lalu juga atlet-atlet yang memang berprestasi, bisa juga diberi kesempatan tadi apakah masuk ASN atau TNI/Polri, nanti kita coba kariernya,” imbuhnya.
Bonus Pemerintah untuk Atlet
Erick juga membeberkan rencana pemberian bonus untuk ajang SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade.
Namun, untuk jumlah pastinya, Erick menyebut bahwa pihaknya masih harus berkonsultasi lebih dulu dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
“Angkanya belum boleh karena saya mesti konsultasi dengan Kemenkeu, karena ini kan kita mesti bikin rencana besar anggaran negara,” imbuhnya.
‘Membayar’ Pengorbanan para Atlet untuk Negara
Erick juga menyinggung tentang pengorbanan para atlet yang berjuang demi negara.
“Atlet ini pengorbanannya luar biasa. Meninggalkan keluarganya, mohon maaf kadang meninggalkan sekolah,” tambahnya.
Oleh karena itu, diperlukan kepastian karier yang akan mencukupi kebutuhan hidup para atlet tersebut.
“Ini yang kita harus pastikan jenjang karier mereka, baik sesudah atau saat itu tidak boleh terputus,” tambahnya.
Program LPDP yang sudah direncanakan oleh pemerintah di bidang olahraga juga masih dalam tahap pembahasan.
Dana Pensiun Atlet Masih Butuh Waktu Realisasi
Mengenai dana pensiun untuk para atlet, Erick mengakui bahwa hal tersebut masih belum bisa diwujudkan dalam waktu dekat.
Namun, ia memastikan akan menyelesaikan program pensiun untuk para atlet dalam kurun waktu satu hingga dua tahun ke depan.
“Dana pensiun atlet yang Bapak Presiden minta, ini masih proses satu atau dua tahun, tapi ini program yang harus dikejar saya untuk satu tahun ke depan,” paparnya.
Bakal Ada Program Khusus untuk Atlet
Dalam kesempatan yang sama, Erick membandingkan tentang Inggris yang punya dana alokasi khusus untuk cabang olahraga unggulan.
“Kalau kita lihat, Bapak Presiden selalu bilang kalau kita ingin melihat negara yang maju, itu ada tiga. Satu, memang ekonominya tumbuh, kedua pertahanan yang baik, dan yang ketiga olahraganya masuk dalam kategori berprestasi,” terang Erick Thohir.
Langkah selanjutnya, kata Erick, akan ada program khusus yang ditujukan untuk atlet-atlet tersebut berprestasi di dalam maupun di luar negeri.
“Atau kita membiayai di berbagai turnamen yang memang sesuai dengan garis besar dari olahraga ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, pemerintah juga tengah menyiapkan pembangunan pusat pelatihan bagi para atlet.
Tak main-main, lahan seluas 300 hektare telah disiapkan untuk memabngun fasilitas pusat pelatihan, termasuk infrastruktur akademik untuk memenuhi kebutuhan pendidikan para atlet muda.***
TAGS:



