Efisiensi Melonjak, Kilang Dumai Borong Empat Award

  • Redaksi
  • Selasa, 24 Februari 2026 - 17:23 WIB
Efisiensi Melonjak, Kilang Dumai Borong Empat Award

DUMAI – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai kembali mencatatkan kinerja impresif sepanjang 2025. Kilang Pertamina Dumai berhasil merealisasikan Cost Optimization sebesar 34,98 juta USD atau setara 396 persen dari target perusahaan, menunjukkan konsistensi dalam menjaga operasi yang efisien dan andal.

Capaian tersebut mengantarkan Kilang Dumai meraih empat penghargaan pada ajang Cost Optimization Award 2025 yang diselenggarakan fungsi OPEX PT Kilang Pertamina Internasional pada 5–6 Februari 2026 di Jakarta. Penghargaan itu menjadi bukti keberhasilan strategi efisiensi yang dijalankan secara terukur dan berkelanjutan.

Penghargaan yang diraih meliputi 2nd Place – The Best Value Creation melalui optimasi Middle Distillate dengan implementasi Advanced Process Control (APC) pada unit Crude Distillation Unit (CDU), serta 2nd Place – The Best Value Protection berkat penerapan Prescriptive Predictive Maintenance System (PPMS) pada unit turbo generator yang memperkuat keandalan dan keselamatan operasi.

Selain itu, Kilang Dumai juga meraih 2nd Place – The Best Project Management Office atas konsistensi pengelolaan program yang efektif dan tepat waktu sehingga berdampak finansial signifikan terhadap peningkatan profitabilitas. Sementara 3rd Place – The Best Revenue Growth diberikan atas kontribusi dalam mendorong peningkatan pendapatan melalui inovasi dan optimalisasi proses bisnis.

General Manager Kilang Pertamina Dumai, Iwan Kurniawan, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan komitmen kolektif seluruh Perwira dalam membangun budaya operational excellence. Menurutnya, Cost Optimization bukan sekadar agenda tahunan, melainkan telah menjadi strategi bisnis terintegrasi dengan tetap menempatkan aspek HSSE sebagai prioritas utama.

Ke depan, Kilang Dumai akan memfokuskan strategi pada produksi produk bernilai tinggi, optimalisasi biaya utilitas, minimisasi losses, serta percepatan transformasi digital dan penguatan aspek ESG. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kinerja operasional tetap unggul sekaligus memperkuat daya saing perusahaan di tengah dinamika industri migas.***

Laporan : Elvia


Riau Zona

BACA JUGA: