Festival dan Ramadan Dongkrak Arus Laut Meranti

  • Redaksi
  • Rabu, 25 Februari 2026 - 07:34 WIB
Festival dan Ramadan Dongkrak Arus Laut Meranti

MERANTI - Arus penumpang di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, melonjak signifikan saat perayaan Imlek 2577 Kongzili beriringan dengan Festival Perang Air dan menjelang Ramadan 1447 Hijriah.

Lonjakan mobilitas terjadi dalam periode H-7 hingga H+6 Imlek 2026. Ribuan warga hilir mudik melalui jalur laut untuk merayakan hari besar bersama keluarga maupun mengikuti agenda budaya dan keagamaan.

Data Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Selatpanjang mencatat total arus datang dan berangkat mencapai 39.641 orang selama periode tersebut.

Pergerakan itu dilayani oleh 593 kunjungan kapal yang bersandar di pelabuhan utama Kota Sagu. Kapal-kapal tersebut mengangkut pemudik, wisatawan, hingga warga yang kembali ke perantauan.

Kepala KSOP Selatpanjang Derita Adi Prasetyo melalui Petugas Lalu Lintas Angkutan Laut dan Kepelabuhan, Ade Kurniawan, menyebut peningkatan arus penumpang sudah diperkirakan sebelumnya.

“Perayaan Imlek tahun ini berdekatan dengan Festival Perang Air dan Ramadan. Banyak masyarakat melakukan perjalanan untuk berkumpul bersama keluarga maupun menghadiri rangkaian kegiatan, sehingga terjadi peningkatan signifikan pada arus penumpang,” ujar Ade, Selasa (24/2/2026).

Ia menjelaskan, puncak arus kedatangan terjadi pada 15 Februari 2026 atau H-2 Imlek dengan 4.076 penumpang dalam sehari. Angka tersebut meningkat 30,52 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, arus balik tertinggi tercatat pada 23 Februari 2026 (H+6) dengan total 4.410 penumpang atau naik 0,80 persen dibandingkan 2025.

“Pergerakan arus balik mulai terlihat sejak H+4 dan H+5. Namun secara umum seluruh kegiatan di pelabuhan berjalan lancar dan terkendali,” tambahnya.

Ade menegaskan, pihaknya memperkuat koordinasi dengan operator kapal serta unsur TNI-Polri guna memastikan keselamatan pelayaran dan kenyamanan penumpang tetap terjaga selama periode padat tersebut.

Lonjakan ini kembali menegaskan peran strategis Pelabuhan Selatpanjang sebagai simpul utama mobilitas masyarakat sekaligus penggerak roda perekonomian di wilayah Kepulauan Meranti.***

Laporan : Elvia



Riau Zona

BACA JUGA: