Sampaikan Permintaan Maaf, Bupati Afni: Rakyat Siak Jadi Korban Karhutla
- , 07 September 2026
- 7 likes
BENGKALIS,PR – Pelaksanaan Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026 tinggal menghitung hari. Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) selaku tuan rumah terus mematangkan berbagai persiapan dan saat ini progresnya telah mencapai sekitar 80 persen.
KKI 2026 dijadwalkan berlangsung pada 14–17 September 2026 di Kabupaten Bengkalis. Ajang teknologi maritim tingkat nasional tersebut diperkirakan diikuti puluhan perguruan tinggi dengan total peserta dan pembimbing mencapai 961 orang.
Wakil Ketua Pelaksana KKI 2026, Budhi Santoso, mengatakan panitia kini fokus menuntaskan sejumlah kebutuhan teknis, mulai dari venue perlombaan, revitalisasi waduk, media promosi hingga akomodasi peserta.
“Persiapan secara keseluruhan sudah sekitar 80 persen. Saat ini kita terus mematangkan venue dan berbagai kebutuhan teknis lainnya,” ujar Budhi, Jumat (11/9/2026).
Menurutnya, KKI 2026 akan digelar di tiga lokasi utama. Lapangan Tugu Bengkalis menjadi lokasi pembukaan dan penutupan kegiatan.
Sementara itu, Waduk PDAM Tirta Terubuk disiapkan untuk perlombaan kategori Autonomous Surface Vessel (ASV), Electric Remote Control (ERC), dan Fuel Engine Remote Control (FERC).
Sedangkan kategori Inovasi Desain dan Konstruksi (IDK), Remotely Operated Underwater Vehicle (ROV), serta Inovasi Sistem Permesinan dan Kelistrikan (ISPK) dilaksanakan di Kampus Politeknik Negeri Bengkalis.
Selain kompetisi teknologi maritim, KKI 2026 juga akan diramaikan Car Free Night yang melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal.
Kehadiran ratusan peserta dan pembimbing dari berbagai daerah diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya UMKM selama pelaksanaan kegiatan.
Dari sisi akomodasi, Budhi menyebut kebutuhan penginapan peserta secara umum telah tersedia. Namun, masih terdapat 10 dari total 52 kampus finalis yang belum memastikan kebutuhan akomodasinya karena masih menunggu proses administrasi internal.
“Untuk akomodasi secara umum sudah aman. Tinggal 10 kampus yang masih menunggu proses administrasi di kampus masing-masing,” jelasnya.
Para peserta dijadwalkan mulai berdatangan ke Bengkalis pada 11–13 September 2026. Sebagian peserta akan tiba melalui jalur udara dan dijemput panitia di bandara. Sementara peserta lainnya menggunakan jalur laut sebelum melanjutkan perjalanan darat dengan bus.
Untuk mengantisipasi kepadatan arus penyeberangan, panitia mengimbau peserta tiba di Bengkalis paling lambat Sabtu (12/9/2026) atau Minggu siang.
“Kami mengimbau peserta maksimal sudah sampai Sabtu, atau paling lambat Minggu siang. Karena Minggu sore biasanya ramai masyarakat yang balik dari Pekanbaru ke Bengkalis,” katanya.
Panitia juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Bengkalis untuk memastikan kelancaran layanan penyeberangan. Empat armada kapal RoRo dipastikan tetap beroperasi normal, sementara satu kapal tambahan disiapkan sebagai armada cadangan jika terjadi lonjakan penumpang.
“Untuk peserta kemungkinan akan disediakan kapal prioritas yang dapat digunakan bersama oleh peserta KKI dan masyarakat umum,” katanya.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, Polbeng optimistis seluruh persiapan dapat diselesaikan tepat waktu. KKI 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi teknologi kapal bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi momentum untuk mendorong perekonomian lokal sekaligus memperkenalkan Kabupaten Bengkalis di tingkat nasional.***