PEKANBARU,PR – Warga Pekanbaru dan Siak punya kesempatan mendapatkan sejumlah bahan pokok dengan harga lebih terjangkau melalui operasi pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sepanjang pekan ini.
Kegiatan yang digelar Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah tersebut menyasar lima lokasi, yakni empat titik di Kota Pekanbaru dan satu titik di Kabupaten Siak.
Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan operasi pasar murah diawali di Halaman Kantor Camat Rumbai Barat, Senin (7/9/2026).
Selanjutnya, kegiatan berlanjut pada Selasa (8/9/2026) di Halaman Kantor Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya.
“Untuk hari ini digelar di Halaman Kantor Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya,” kata Tetty, Selasa (8/9/2026).
Masyarakat juga dapat memanfaatkan operasi pasar murah yang digelar Rabu (9/9/2026) di Halaman Kantor Lurah Sialang Rampai, Kecamatan Kulim.
Kemudian pada Kamis (10/9/2026), giliran warga Kabupaten Siak yang dapat berbelanja di Halaman Kantor Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas.
Sementara itu, rangkaian operasi pasar murah ditutup pada Jumat (11/9/2026) di Halaman Kantor Lurah Mentangor, Kecamatan Kulim.
Sejumlah kebutuhan pokok disediakan dengan harga yang relatif terjangkau. Beras SPHP misalnya, dijual Rp60 ribu untuk kemasan 5 kilogram. Sementara beras Anak Daro dan Sokan dibanderol Rp169 ribu per 10 kilogram atau Rp84.500 untuk kemasan 5 kilogram.
Untuk komoditas lainnya, gula pasir dijual Rp18 ribu per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan Minyakita dipatok Rp15.500 per bungkus.
Ada pula garam Krista seharga Rp2.000 per 200 gram, garam Nusantara Rp2.000 per 250 gram, serta telur Rp49 ribu per papan.
Tetty mengatakan operasi pasar murah tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus membantu menjaga kestabilan harga di tengah masyarakat.
“Kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat yang datang berbelanja agar mengikuti aturan dan mengantre dengan tertib. Warga juga diminta membawa kantong belanja sendiri dari rumah untuk mengurangi penggunaan kantong plastik.
Dengan adanya operasi pasar murah tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus memanfaatkan kegiatan sesuai jadwal dan lokasi yang telah ditentukan.***
TAGS:



