Komitmen Zukri Buahkan Hasil, Listrik 24 Jam Pulau Mendol Ditarget Mei 2026
- Hendrik
- Jumat, 10 April 2026 - 15:37 WIB
PELALAWAN, PR – Harapan akan kehidupan yang lebih terang kini semakin nyata dirasakan masyarakat Pulau Mendol. Wilayah kepulauan yang selama ini bergantung pada pasokan listrik terbatas, perlahan bergerak menuju layanan listrik penuh selama 24 jam.
Perubahan besar ini ditandai dengan pembangunan jaringan kabel listrik bawah laut yang saat ini terus dikebut. Proyek strategis tersebut menjadi solusi atas tantangan geografis yang selama ini menghambat distribusi listrik ke wilayah kepulauan.
Komitmen percepatan pembangunan ini mengemuka dalam pertemuan antara Bupati Pelalawan, H. Zukri, bersama jajaran PLN. Audiensi tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh tahapan proyek berjalan sesuai target.
Manager UP3 PLN Pekanbaru, Wilsriza Wilman, menyampaikan bahwa progres pembangunan kabel bawah laut telah mencapai sekitar 50 persen. Capaian ini menunjukkan proyek berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan.
.jpeg)
“Progres pemasangan kabel bawah laut menuju Pulau Mendol saat ini sudah 50 persen. Kita targetkan selesai pada Mei 2026,” ujarnya.
Selama ini, masyarakat Pulau Mendol masih menghadapi keterbatasan akses listrik yang belum dapat dinikmati sepanjang hari. Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas harian warga, termasuk sektor ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan.
Melalui pembangunan jaringan bawah laut ini, diharapkan distribusi listrik menjadi lebih stabil dan merata. Teknologi tersebut memungkinkan penyaluran energi dari daratan utama ke wilayah kepulauan secara lebih andal.
Meski demikian, proses pembangunan tidak lepas dari berbagai tantangan teknis. Pemasangan kabel bawah laut memerlukan perencanaan matang, termasuk penyesuaian terhadap sumber arus listrik serta standar keamanan yang ketat.
Pemerintah Kabupaten Pelalawan menyatakan dukungan penuh terhadap proyek ini. Bupati Zukri mengapresiasi langkah PLN yang dinilai serius dalam menghadirkan perubahan bagi masyarakat.
.jpeg)
“Semoga di tahun 2026 ini listrik di Pulau Mendol bisa menyala selama 24 jam,” harapnya.
Lebih dari sekadar penerangan, kehadiran listrik tanpa henti diyakini akan mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat. Peluang usaha diperkirakan akan tumbuh, kegiatan belajar semakin optimal, dan pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih baik.
Dengan target penyelesaian yang kian dekat, pembangunan ini menjadi simbol kemajuan bagi Pulau Mendol. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan PLN diharapkan mampu menghadirkan perubahan nyata—mengubah keterbatasan menjadi kekuatan untuk masa depan yang lebih sejahtera.(Adv)
TAGS:



